Wajah itu..

By 23.15

Biarkanlah aku menulis kembali kenangan itu. Kenangan yang membuktikan bahwa kita pernah bersama. Saling membagi emosi yang tersirat. Kebersamaan yang sangat indah, sederhana,yang isinya hanya aku, dia dan Allah lah yang Tahu.

Tepat pukul 15.51 tanggal 31 Maret 2013, di penghujung Maret, di akhir petang Maret. Kuberada ditengah rerumputan, dan pepohonan yang terus mencoba mengintip apa yang aku tulis saat itu. Dengan sekuat tenaga ku sembunyikan agar mereka pun tak tahu. Berjarak lima meter dari tempatku duduk, bambu berjajar berjauhan, digantung pula pucuknya sebuah kaleng dan beberapa lembar plastik. Bergoyang-goyang sesuka angin menggoyangkannya. Air sawah pun tak mau ketinggalan, ia turut andil dalam meng-irigasikan tanaman, dengan baik hatinya ia membagikan apa yang ia punya.
Bisakah kau bayangkan?
Tepat pada pukul 16.00 angin berhembus halus, menyentuh seluruh permukaan wajahku. Hatiku pun terbawa, teringat akan wajah teduh di sana. Wajah yang tak berani menatap kedua bola mataku, yang tak berani menyentuhku, yang menjagaku layaknya seorang putri, yang dengan tegas mengatakan aku adalah perempuan yang kuat, yang berucap kalau aku tak layak untuk dipacari tapi dijadikan istrilah yang lebih tepat, yang mampu berbicara pada orang lain aku lah sangat berarti untuknya, yang dengan lirih mengatakan 'masih kau lah saudari terbaik yang ku miliki'.
Iya! aku tetap menjadi saudara terbaik yang dia miliki.
Saudara terbaik, wajahnya pun aku tak ingat, seperti apa sekarang.
Entahlah,,
Yang ku ingat dari wajah itu, wajah yang sederhana. Yang berfatamoragana indah di tiap goresan tintaku.

~El-Syifamy~
15.51 31 Maret 2013

You Might Also Like

0 komentar